Lebong Terbaik Kedua Realisasi Dana Dampingan PKH

Lebong – Pemkab Lebong mendapatkan penghargaan terbaik kedua dari 10 Kabupaten/Kota se-provinsi Bengkulu, terkait realisasi dana sharing untuk pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2019. Penyerahan penghargaan itu disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Provinsi Bengkulu Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilaksanakan di Hotel Santika Bengkulu pada Rabu (21/8/19) lalu.

Kendati pun masuk tertinggi kedua dalam penyaluran dana pendampingan PKH, setidaknya Pemkab Lebong melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMD Sos) sudah menunjukkan keseriusan dalam mensukseskan program nasional yakni PKH di Kabupaten Lebong.

“Sebenarnya bukan penghargaan tujuan utama kami, tetapi dana dampingan yang kita anggarkan tersebut, memang sebagai bentuk dukungan agar program PKH bisa berjalan dengan baik di Kabupaten Lebong,” sampai Reko Heryanto S.Sos M.Si selaku Kepala PMD Sos Lebong saat dikonfirmasi Pedoman Bengkulu Kamis pagi (22/8/19).

Dilanjutkan Reko, sesuai dengan edaran Kemensos RI, setiap daerah memang dianjurkan memperkuat peran pendamping PKH. Terutama dalam menjalankan program PKH di daerah. Pastinya pihaknya sangat mengapresiasi diberikannya penghargaan tersebut. Setidaknya penghargaan itu juga bisa menjadi acuan pihaknya untuk kembali mengajukan dana pendamping PKH pada anggaran berikutnya, dengan tetap melihat kesiapan anggaran daerah.

“Karena PKH sangat membantu dalam mengintervensi kemiskinan dengan pendekatan keluarga. Kita berharap PKH terus dilaksanakan, dengan begitu ketimpangan ekonomi bisa terus ditekan,” beber Reko.

Sementara itu, Supervisor Pendamping PKH Lebong, Meryanto Mukminin S.Sos menyampaikan, adanya penghargaan dari Dinas Sosial Provinsi Bengkulu setidaknya juga memberikan semangat bagi rekan-rekannya dalam mendampingi 4.646 KPM PKH yang ada di Kabupaten Lebong.

“Terus terang saja dengan adanya dana dampingan dari Pemkab Lebong, memacuh semangat pendamping PKH dilapangan untuk mengurangi angka kemiskinan seperti tujuan digulirnya PKH dari pusat,” singkat Meryanto.

Untuk diketahui, Pemkab Lebong mengucurkan anggaran dampingan sebesar Rp. 280 juta. Sedangkan untuk terbaik pertama diraih Pemkab Muko-Muko dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 904 juta. [Supriyadi]

Berikut data peringkat Kabupaten/Kota dengan persentase dana sharing tertinggi se Provinsi Bengkulu:
1. Kabupaten Muko-muko
2. Kabupaten Lebong
3. Kabupaten Kaur
4. Kabupaten Kepahyang
5. Kabupaten Bengkulu utara
6. Kabupaten Seluma
7. Kabupaten Bengkulu Selatan
8. Kota Bengkulu
9. Kabupaten Rejang Lebong
10.Kabupaten Bengkulu Tengah